Showing posts with label Jaringan. Show all posts
Showing posts with label Jaringan. Show all posts

Wednesday, May 4, 2016

Gila, Bocah 10 Tahun Berhasil Retas Instagram - Komputekid


Bocah berusia 10 tahun asal Finlandia, Jani berhasil membawa pulang hadiah uang US$ 10.000 setelah berhasil menemukan cara menghapus komentar pengguna lain dari server Instagram. Jani mengklaim rongga keamanan yang ditemukannya bahkan memungkinkannya menghapus komentar Justin Bieber.
Jony memamerkan aktivitas peretasannya kepada tim Instagram dengan menghapus sebuah komentar yang di-posting di akun uji. Ayah si bocah menyampaikan kepada situs berita Finlandia, Iltalehti bahwa Jani dan saudara kembarnya biasa mencari lubang keamanan situs web yang terlihat aman, tapi peretasan Instagram merupakan prestasi terbesar mereka hingga kini.
Hadiah uang senilai US$ 10.000 merupakan bagian dari program Bug Bounty milik Facebook yang menawarkan hadiah bagi para hacker White Hat dan peneliti lainnya yang menemukan rongga keamanan pada kode Instagram. Facebook dikabarkan telah membayar US$ 936.000 kepada 210 peneliti di 2015, dari jumlah total 13.000 pendaftar.
Sumber: Iltalehti via Mashable

Thursday, April 28, 2016

TP-LINK Perkenalkan TL-WA855RE, Range Extender Ekonomis yang Kaya Fitur - Komputekid



TP-LINK memperkenalkan lini terbaru dari produk range extender di Indonesia dengan nama TL-WA855RE. Bagi Gadgeteers yang masih asing dengan istilah range extender, alat ini berguna untuk memperluas jangkauan dari sebuah sinyal Wi-Fi, sehingga bisa mengcover lokasi-lokasi yang sulit dijangkau oleh sinyalrouter.
Range extender yang memiliki bentuk minimalis ini menggunakan 2 antena eksternal dan dilengkapi dengan Wireless N dengan kecepatan hingga 300 Mbps.
TP-LINK TL-WA855RE
2 antena eksternal di TL-WA855RE dilengkapi dengan teknologi MIMO yang mampu membangun beberapa koneksi secara bersamaan, sehingga jaringan dapat mengirimkan koneksi berkecepatan tinggi ke setiap perangkat wireless dan secara efektif mengalokasikan throughput sesuai dengan kebutuhan masing-masing perangkat.
Sama seperti RE450 yang menjadi range extender kelas atas dari TP-LINK, TL-WA855RE juga memberikan kemudahan bagi penggunanya dalam proses menghubungkan range extender dan router utama dalam hitungan detik. Lampu indikator pada TL-WA855RE akan menyediakan kode warna indikasi yang ringkas dan memberikan informasi mengenai lokasi yang paling efektif untuk meletakkan range extender ini.
Bagi Gadgeteers yang penasaran dengan cara kerjanya, @GadgetGaul telah mengulas range extenderRE450 buatan TP-LINK, yang sudah memiliki semua fitur di TL-WA855RE.
TP-LINK TL-WA855RE
Range extender ini juga telah mendukung TP-LINK Tether App, sebuah aplikasi untuk mengakses serta mengatur range extender yang kita miliki dari smartphone Android atau iOS.
Bagi Gadgeteers yang berminat untuk memboyong TL-WA855RE, range extender ini akan hadir di pasar Indonesia pada bulan Mei 2016 dengan harga Rp399.000.

Sunday, January 18, 2015

Cara Install dan Setting PPTP VPN di Centos 6 - Komputekid

Pertama-tama cek dulu ppp module enable atau disable.

Ketik di putty :
cat /dev/ppp
Jika hasilnya seperti ini :
cat: /dev/ppp: No such device or address
artinya ppp enabled
dan bisa di lanjutkan ke tahap berikutnya.
Jika tidak, bisa diaktifkan PPP melalui solusvm atau control panel vps masing2. Untuk KVM sudah otomatis aktif.
- Jalankan perintah ini pada Putty atau XTERM:
yum install -y git && cd /opt && git clone git://github.com/drewsymo/VPN.git && cd VPN && bash vpn-setup-vanilla.sh
kemudian tekan enter.

Catatan: Untuk OpenVZ, tambahkan perintah ini. Untuk kvm tidak usah :
iptables -t nat -A POSTROUTING -j SNAT --to-source x.x.x.x 
x.x.x.x adalah IP VPS. Syarat: OpenVZ kernel 2.6.32

- Kemudian restart VPN, ketik :
/etc/init.d/pptpd restart
Selesai.


Untuk menambah user, bisa menggunakan webmin atau putty.
Untuk webmin :
1. Login ke webmin
2. Di bagian kiri, klik Refresh Modules.  Kemudian refresh halaman webmin.
3. Klik Networking, kemudian pilih PPTP VPN Server
4. Klik PPP Accounts
5. Klik Create new PPP account.
6. Isikan username dan password. Valid Addresses di isi Allow any.
7. Klik Save
Untuk putty :
Ketik di putty :
echo "username pptpd password *" >> /etc/ppp/chap-secrets
Monitoring User:
ketik di putty :
last | grep ppp | grep still

Cara install badvpn di vps centos 6 32bit dan debian 6 32bit - Komputekid

1. Pindah folder /usr/bin
ketik di putty : cd /usr/bin
Download source badvpn-udpgw (untuk centos) :
wget http://repo.sufanet.com/centos6/badvpn-udpgw
Untuk debian :
wget http://repo.sufanet.com/debian6/badvpn-udpgw
Beri hak eksekusi untuk source badvpn-udpgw
chmod 755 badvpn-udpgw
Setelah itu kita bikin ritual Startup nya
- Install nano terlebih dahulu (Jika sudah install, skip saja langkah ini)
yum -y install nano
- Lalu edit rc.local untuk membuat ritual startup
nano /etc/rc.local
- Masukan script berikut tepat diatas touch /var/lock/subsys/local
badvpn-udpgw --listen-addr 127.0.0.1:7300 > /dev/nul &
- Exit dan Save [CTRL + X >> Y >> ENTER]
- Terakhir Reboot vps
shutdown -r now
Setelah itu,, akses kembali vps via root, dan buka terminal
- ketikan ps ax
kalau udah ada command badvpn-udpgw –listen-addr 127.0.0.1:7300, berarti sudah berhasil
- cek port di netstat -tunlp

Install Squid Centos 6 Dan Limit Squid Ke IP Tertentu - Komputekid

1.Login Webmin
2.ketik squid pada form search di sebelah kiri lalu tekan enter
3.pilih squid proxy server pd bagian module paling atas
 4.pilih click here
squid
 5.Lalu refresh module dan refresh halaman webmin
 6. Klik pada bagian : Server >> squid proxy server
 7. Buka putty lalu masukkan command berikut:
sed -i 's/#cache_dir/cache_dir/g' /etc/squid/squid.conf
8. Klik Server >> squid proxy server lagi, cari tombol initialize chache dan klik,
9. Klik  Port and Networking
10.Ganti port default squid 3128 ke port 80 atau 8080 kemudian save
11.Masuk ke Access Control,CREATE NEW ACL,,set ke WEB SERVER ADDRESS
12.Isi name ACL (bebas), from IP to IP di isi IP vps anda, netmask isi 255.255.255.255
     Store ACL values in file: set ke Squid Configuration lalu save
13. Setelah itu pilih Proxy restrictions dan pilih Add proxy restriction
14. Klik nama ACL yg telah di buat tadi (pada kotak Match ACLs) lalu set Allow dan save.
15. Masih pd posisi Tab proxy restriction, pindahkan posisi Acl name yg di buat td ke posisi paling atas,caranya klik tanda panah ke atas yg ada di samping kanan, jika sudah, centang Deny !Safe_Port dan Deny Connect !SSL_Port, lalu klik tombol Delete Selected Restriction
16. Setelah itu, klik tombol Start Squid (kiri bawah) pd bagian module config squid server
17. Jika starting gagal, penyebabnya adalah service httpd running, atau ada port yang sama
     masuk ke putty lalu masukkan command berikut:     service httpd stop
     chkconfig httpd off

Saturday, August 9, 2014

Instalasi Squid Lusca Proxy di Ubuntu Server 12.04 LTS - Komputekid

Ada beberapa artikel yang pernah saya baca yang membahas tentang cara instalasi Squid Lusca di Ubuntu, baik itu untuk versi 12.04 maupun untuk versi Ubuntu sebelum-sebelumnya. Tapi dari beberapa artikel tersebut, kebanyakan kurang jelas step by step instalasinya. Ada juga yang kurang mantap performanya, bahkan ada yang tidak bisa HIT sama sekali!

Satu-satunya tutorial yang membahas secara gamblang dan lengkap sekali petunjuk step by stepnya hanyalah di trit yang ada di forum Ubuntu-indonesia.com ini. Oleh karena itu, berdasarkan sumber dari trit tersebut, saya akan mencoba menuliskannya kembali disini dengan step by step yang insyaAllah lebih saya perjelas lagi. Tujuannya tentu agar semua orang bisa mencoba membuat Squid Lusca ini dengan mudah dan benar. :)

Yang Harus Disiapkan
  1. Memiliki pengetahuan dasar tentang jaringan dan Linux. Setidaknya kalian sudah harus paham betul konsep jaringan TCP/IP seperti ip address, subnet mask, dll. Selain itu kalian juga harus sudah paham cara pengkonfigurasian jaringan di Ubuntu, seperti mengganti ip address, gateway, dan dns.
  2. Memiliki pengetahuan tentang perintah-perintah dasar di Linux, seperti cp, mv, mkdir, chown, chmod, dan vim atau nano. Bisa kalian cari di google ebook-ebook yang membahas mengenai perintah dasar terminal di Linux.
  3. Memiliki pengetahuan tentang cara instalasi Ubuntu Server 12.04 LTS.
  4. Memiliki Harddisk paling minimal 2 buah. Karena wajib hukumnya untuk memisahkan antara harddisk untuk sistem dan harddisk untuk penyimpanan cache. Tujuannya agar performa si Squid bisa mencapai kemampuan tertinggi. 
  5. 1 buah kartu jaringan. Boleh menggunakan kartu jaringan yang onboard kok.

Spesifikasi Komputer Saya

Spek komputer berikut merupakan spek komputer yang saya gunakan di Virtualbox untuk keperluan praktek pembuatan Proxy pada artikel ini. Konsepnya sama saja, silahkan disesuaikan dengan spesifikasi komputer yang kalian punya.

1. Processor : Intel Core i3
2. Ram : 2 GB
3. HDD :
  • HDD1 : 8 GB --> Untuk sistem
  • HDD 2 : 20 GB --> Untuk penyimpanan cache
4. 1 buah kartu jaringan onboard.
Instalasi Ubuntu Server 12.04 LTS dan Pemartisian
Proses instalasi Ubuntu Server 12.04 LTS untuk keperluan Proxy server notabene sama saja dengan cara instalasi Ubuntu Server yang saya tulis di ebook saya. Jadi silahkan kalian ikuti saja step-by-step yang ada disitu. Letak perbedaannya hanya terdapat pada bagian pemartisian harddisk. Kalau di ebook saya menggunakan metode Guided, maka khusus untuk pembuatan Proxy, kita harus mempartisi Harddisk kita secara manual. Berikut adalah langkah-langkahnya :
1. Saat muncul bagian Partition Method, pilih Manual.
2. Kemudian akan terlihat ada dua buah harddisk disitu beserta ukurannya. HDD1 yang berukuran 8 GB akan saya bagi untuk Swap Area sebesar 2GB dan sisanya untuk sistem /. Ukuran Swap Area idealnya adalah 2x RAM. Namun apabila RAM kalian sudah 2GB keatas, maka sebaiknya ukuran Swap Area kalian buat sebesar 2GB saja. Karena nanti mubazir si Swap Areanya jarang terpakai sebab ukuran RAM kalian sudah cukup besar. 
Tekan Enter pada HDD1. Apabila Harddisk kalian adalah Harddisk baru, maka ketika kalian tekan Enter, akan muncul pertanyaan seperti berikut. Pilih Yes.
Setelah itu akan terlihat Free Space dari HDD1. Tekan Enter pada Free Space tersebut.
Pilih Create New Partition.
Ketikkan ukuran partisi yang ingin kalian buat. Karena disini saya ingin membuat Swap Area terlebih dahulu, maka ketik saja 2 GB. Lalu tekan Enter.
Untuk tipe partisinya, pilih saja Primary.
Pilih Beginning apabila muncul pertanyaan seperti ini.
Ganti bagian Use As menjadi Swap Area. Jika sudah pilih Done Setting Up New Partition.
Lakukan hal yang sama untuk membuat partisi /. Bedanya adalah pada bagian Partition Settings, kalian pilih Use As : Ext4 journaling file system, dan Mount point : /. Jika sudah pilih Done Setting Up New Partition.
Untuk harddisk yang kedua pun caranya sama seperti diatas. Perbedaannya pada bagian Partition Settings, kalian pilih Use As : ReiserFS journaling file system, Mount point > Enter Manually > /proxy. Jika sudah pilih Done Setting Up New Partition.
Jika kalian melakukannya dengan benar, maka tampilannya kira-kira akan seperti berikut. Setelah itu tekan Enter pada Finish partitioning and write changes to disk.
Terakhir pilih Yes.
Instalasi Squid Lusca
1. Pertama-tama pastikan bahwa si Proxy kalian ini sudah bisa terkoneksi ke internet. Silahkan diatur saja settingan gateway dan dns sesuai dengan skema jaringan milik kalian. Kalau topologi jaringan saya adalah sebagai berikut :

internet --------------------------------(10.0.0.2)mikrotik(192.168.1.1)--(192.168.1.2-192.168.1.100) client
(192.168.0.1)
|
|
(192.168.0.2)
 proxy

2. Aktifkan user root agar nanti tidak terlalu ribet menggunakan sudo di setiap perintah yang kalian lakukan. Langkah ini sebenarnya opsional saja, karena walaupun tidak mengaktifkan user root, kalian masih bisa melakukan semua langkah-langkah instalasi Squid Lusca-nya.
Untuk mengaktifkan user root silahkan eksekusi perintah berikut :
$ sudo -i
# passwd

Lalu masukkan password baru untuk user root.

3. Langkah kedua, kalian perlu menaikkan jumlah maksimal file descriptor yang bisa dibaca oleh sistem. Ini sangat diperlukan apabila ukuran cache kalian sudah diatas 100GB, karena semakin besar ukuran cache, maka semakin besar pula kebutuhan file descriptornya.

Untuk menaikkan file descriptor, eksekusi perintah berikut :

# nano /etc/security/limits.conf

Pada bagian paling bawah file tersebut tambahkan script ini :

root - nofile 65535

Setelah itu restart komputer :

# reboot

Setelah komputer direstart, pastikan bahwa efeknya sudah berjalan :

# ulimit -a | grep 'open files'
open files   (-n) 65535
4. Selanjutnya kita harus menambahkan modul ip_conntrack agar performa squid semakin baik :
# nano /etc/modules
Pada baris paling bawah tambahkan :
ip_conntrack
Simpan jika sudah.
5. Langkah berikutnya adalah menginstall paket-paket yang diperlukan untuk menginstall Lusca :
# apt-get update
# apt-get install apache2 php5 squid squidclient squid-cgi gcc build-essential sharutils ccze libzip-dev automake1.9 libfile-readbackwards-perl -y

6. Setelah itu download juga paket Luscanya :

# wget http://backcode.googlecode.com/files/LUSCA_HEAD-r14809-patch.tar.bz2

7. Setelah proses download selesai, ekstraklah file tersebut :

# tar -xvjf LUSCA_HEAD-r14809-patch.tar.bz2

8. Sekarang baru kita masuk ke dalam tahap pengkompilan. Sebelum itu, kalian harus mengetahui terlebih dahulu kode CFLAGS dari tipe prosesor kalian. Karena kode CFLAGS ini kita perlukan untuk proses pengkompilan.

Ketahui terlebih dahulu tipe prosesor kalian dengan mengetikkan perintah berikut :

# cat /proc/cpuinfo

Perhatikan bagian yang kira-kira ada seperti ininya :

processor : 0
vendor_id : GenuineIntel
cpu family : 6
model : 37
model name : Intel(R) Core(TM) i3 CPU       M 380  @ 2.53GHz

Setelah kalian mengetahui tipe prosesor kalian, baru cari CFLAGS nya dari web ini http://wiki.gentoo.org/wiki/Safe_CFLAGS atau web ini http://gentoo-en.vfose.ru/wiki/Safe_Cflags/Intel#Core_i7_and_Core_i5.2C_Xeon_55xx khusus untuk intel Xeon.



Dari situ kalian bisa dapatkan kode yang kira-kira seperti ini (yang ini merupakan CFLAGS untuk Processor Intel Core i3) :

CHOST="i686-pc-linux-gnu" CFLAGS="-O2 -pipe -march=core2 -msse4 -mcx16 -mpopcnt -msahf -fomit-frame-pointer" CXXFLAGS="${CFLAGS}"

Silahkan kalian kopi, lalu simpan baik-baik. Kode ini akan kita perlukan untuk langkah selanjutnya.

9. Yuk kita mulai proses kompilnya :

# cd LUSCA_HEAD-r14809
# make clean
# CHOST="i686-pc-linux-gnu" CFLAGS="-O2 -pipe -march=core2 -msse4 -mcx16 -mpopcnt -msahf -fomit-frame-pointer" CXXFLAGS="${CFLAGS}" \
./configure -prefix=/usr -exec-prefix=/usr -bindir=/usr/sbin -sbindir=/usr/sbin \
-libexecdir=/usr/lib/squid -sysconfdir=/etc/squid -localstatedir=/var/spool/squid \
-datadir=/usr/share/squid --enable-gnuregex --enable-async-io=24 --with-aufs-threads=24 \
--with-pthreads --with-aio --with-dl --enable-storeio=aufs,null \
--enable-removal-policies=heap --enable-icmp --enable-delay-pools --disable-wccp \
--enable-snmp --enable-cache-digests --enable-default-err-language=English \
--enable-err-languages=English --enable-linux-netfilter --disable-ident-lookups \
--with-maxfd=65535 --enable-follow-x-forwarded-for --enable-large-cache-files \
--with-large-files --enable-referer-log
# make
# make install

nb : pada script yang saya tandai merah, kalian ganti dengan kode CFLAGS milik kalian masing-masing.

Jika tidak ada pesan error, maka sampai tahap ini squid lusca kalian sudah berhasil terinstall.

10. Selanjutnya kalian harus mengganti hak akses partisi penyimpanan cache kalian agar menjadi kepemilikan user proxy dan grup proxy :

# chown -R proxy.proxy /proxy
# chmod -R 777 /proxy

11. Buat juga direktori untuk penyimpanan file log dari si Squid :

# mkdir /var/log/squid

Jangan lupa ganti kepemilikannya menjadi milik user proxy dan grup proxy juga :

# chown -R proxy.proxy /var/log/squid

12. Untuk file-file konfigurasi milik squidnya, saya sudah menyiapkannya untuk kalian. File-file konfigurasi ini saya dapatkan dari trit ubuntu-indonesia.com juga. Silahkan didownload saja :

# wget https://dl.dropboxusercontent.com/u/64064946/fileconfig.tar.gz

13. Ekstrak dan kopikan file-file konfigurasi tersebut ke direktori /etc/squid :

# tar -xvf fileconfig.tar.gz
# cp fileconf/* /etc/squid

14. Beri hak akses eksekusi untuk semua file berekstensi .pl pada direktori /etc/squid :

# chmod 0755 /etc/squid/*.pl

15. Dari semua file-file konfigurasi yang saya berikan hampir semuanya sudah tinggal pakai. Namun apabila kalian ada yang menggunakan konfigurasi yang berbeda dari punya saya, seperti subnet klien, nama disk cache, besar RAM, maupun ukuran harddisk disk cache, maka ada beberapa file yang perlu kalian edit.

Merubah subnet klien

Sesuai dengan topologi jaringan saya berikan diatas, subnet untuk klien saya adalah 192.168.1.0/24. Jika kalian ingin merubahnya sehubungan dengan perbedaan topologi jaringan, maka edit file acl.conf :

# nano /etc/squid/acl.conf

Cari baris acl localnet src 192.168.1.0/24 (Gunakan fasilitas search dengan menekan tombol CTRL + W). Lalu ganti bagian 192.168.1.0/24 sesuai dengan yang kalian inginkan. Jika sudah simpan dan tutup file tersebut.

Merubah nama disk cache

Pada artikel ini, disk cache yang saya buat bernama /proxy. Apabila kalian menggunakan nama lain, silahkan edit file squid.conf :

# nano /etc/squid/squid.conf

Cari bagian cache_dir aufs /proxy 16000 37 256 , lalu ganti bagian /proxy menjadi nama disk cache sesuai dengan milik kalian masing-masing.

Mengubah ukuran disk cache

Ukuran harddisk untuk disk cache pada artikel ini adalah sebesar 20GB. Untuk mengubahnya sesuai dengan ukuran disk cache kalian, edit file /etc/squid/squid.conf :

# nano /etc/squid/squid.conf

Cari bagian cache_dir aufs /proxy 16000 37 256 . Perhatikan yang saya tandai merah dan biru. Untuk yang saya tandai merah, itu merupakan 80% dari ukuran total disk cache saya yang sebesar 20GB. Ini merupakan prinsip penggunaan disk cache yang baik. Sehingga disitu saya tulis 16000 (satuannya megabyte). Silahkan kalian ganti dengan 80% dari total ukuran disk cache kalian masing-masing.

Sedangkan untuk yang saya tandai biru, itu diperoleh dari rumus : ukuran 80% disk cache  dalam satuan byte/13/256/256 X 2.

Kira-kira cara menghitungnya seperti ini : 16000000/13/256/256 X 2 = 37.5. Dibulatkan saja menjadi 37.

Mengubah ukuran RAM

RAM yang saya gunakan pada artikel ini adalah 2GB. Jika kalian memiliki ukuran RAM yang berbeda dari saya, untuk mengubahnya kalian perlu mengedit file tune.conf :

# nano /etc/squid/tune.conf

Cari bagian ipcache_size 4096 lalu ganti angka 4096 dengan 2X ukuran RAM kalian dalam satuan Megabyte. Sebagai contoh, disitu tertulis 4096 karena hasil dari 2 X ukuran ram saya yaitu 2048.

Setelah itu cari lagi bagian fqdncache_size 2048 lalu ganti angka 2048 dengan ukuran RAM kalian dalam satuan Megabyte. Jika sudah simpan dan tutup file tersebut.

Untuk script-script lainnya, bisa kalian pelajari sendiri dengan melihat semua file yang ada didalam direktori /etc/squid.

Testing

1. Sebelum kalian mengetes squid kalian, pertama-tama matikan terlebih dahulu service dari Squid3. Karena nanti akan bentrok dengan service milik Squid Lusca.

# service squid3 stop

2. Kemudian kalian harus membuat direktori-direktori untuk tempat penyimpanan cache didalam disk cache kalian dengan menggunakan perintah berikut :

# squid -f /etc/squid/squid.conf -z

3. Baru sekarang jalankan squidnya :

# squid -NDd1 &

Berhubung kita menjalankan squidnya pada mode background, maka setelah kalian menjalankan perintah diatas, kalian bisa tekan tombol Enter.

4. Lalu pastikan kalau squid sudah mampu menjalankan servicenya dengan file descriptor yang sudah kalian tentukan diawal, yaitu sebesar 65535 :

# squidclient mgr:info | grep 'file descri'
Maximum number of file descriptors: 65535
Available number of file descriptors: 65511

Reserved number of file descriptors: 100

5. Terakhir, pantau log file dari squid dengan perintah berikut :

# tail -f /var/log/squid/access.log | ccze



Membuat Autostart Squid

Agar service squid langsung berjalan setiap komputer menyala, maka kalian harus menambahkan script autostart baru pada direktori /etc/init.d :

# nano /etc/init.d/squid

Kopikan semua script yang ada di halaman ini http://web.suffieldacademy.org/ils/netadmin/docs/software/squid/etc/init.d/squid kedalam file tersebut. Jika sudah simpan dan tutup filenya.

nb : file /etc/init.d/squid memang kosong. jadi jangan kaget ketika kalian mengetikkan perintah diatas, ternyata malah seperti membuat file baru.

Kemudian eksekusi dua perintah berikut untuk memberikan hak akses executable dan membuat file tersebut autostart setiap komputer dijalankan :

chmod 755 /etc/init.d/squid
update-rc.d squid defaults

Selanjutnya masukkan juga script berikut pada file /etc/rc.local untuk membuat squid3 tidak berjalan setiap komputer nyala. Kalau tidak, takutnya nanti bentrok antara squid3 dengan lusca.

nano /etc/rc.local

Masukkan script ini :

service squid3 stop

Simpan dan tutup file tersebut.

Memonitor Kinerja Squid Lusca dengan Squid Analyzer

Apabila kita hanya melihat file log milik squid secara mentah, rasanya kita agak kurang paham dan kurang bisa melihat statistiknya secara lengkap. Oleh karena itu kita memerlukan tools tambahan agar kita bisa memantau file log squid dengan tampilan yang lebih user friendly. Kalian bisa membaca artikel milik saya tentang cara memonitor kinerja Squid Lusca dengan Squid Analyzer.
Komentar Pribadi

Seluruh konfigurasi diatas sudah sering saya coba di beberapa PC dengan spek yang berbeda, seperti Intel Pentium 4, Dual Core, Core 2 Duo, sampai Intel Core i3 dan Intel Xeon. Untuk ngehit situs-situs HTTP dan game-game HTTP seperti game facebook dan friv.com sangat lancar. Untuk ngehit youtube pun lancar. Yang kurang adalah tidak seluruh update patch game online bisa ngehit (saya baru mencoba yang bisa terHIT hanya beberapa game gemscool saja, sedangkan untuk game online selain itu tidak bisa), serta tidak bisa ngehit speedtest. Sehingga ketika di test di speedtest, hanya bisa menampilkan angka yang sesuai dengan bandwidth asli.

Saya masih dalam tahap mengoprek-oprek lagi agar kekurangan yang saya alami diatas agar bisa segera teratasi.  Apabila ada diantara kalian yang mempunyai script yang lebih mantap dari milik saya, yang mungkin bisa ngehit semua patch game online dan speedtest monggo dishare saja dengan mengomentari artikel ini.

Sunday, June 1, 2014

Fungsi Jaringan Komputer - Komputekid


Artikel ini bertujuan untuk menyelesaikan tugas Mendiagnosis Permasalahan Pengoperasian PC yg Terhubung Jaringan. Di artikel ini akan dijelaskan tentang fungsi dari jaringan komputer itu sendiri.
 Apa itu Jaringan komputer…? Jaringan Komputer adalah sebuah kumpulan komputer, printer dan peralatan lainnya yang terhubung antara satu dengan yang lainnya agar dapat bertukar data, document, mencetak pada printer yang sama/satu printer, bersama - sama menggunakan hardware/software melalui kabel jaringan/kabel UTP, saluran telepon, gelombang radio, satelit, atau sinar infra merah yang terhubung dengan jaringan. Tiap komputer, printer atau periferal yang terhubung dengan jaringan disebut node.

Menurut Tannebaum (1981) jaringan komputer adalah an interconnectedcollection of autonomous computers (suatu kumpulan interkoneksi dari komputer-komputer yang otonom). Sebuah jaringan komputer dapat memiliki dua, puluhan, ribuan atau bahkan jutaan node. Sebuah jaringan biasanya terdiri dari 2 atau lebih komputer yang saling berhubungan diantara satu dengan yang lain, dan saling berbagi sumber daya misalnya CD-ROM,Printer, pertukaran file, atau memungkinkan untuk saling berkomunikasi secara elektronik. Komputer yang terhubung tersebut, dimungkinkan berhubungan dengan media kabel, saluran telepon, gelombang radio, satelit, atau sinar infra merah.

Pada dasarnya fungsi dari jaringan komputer yaitu :
1.      Sebagai sarana berbagi data proses dan berkas simpanan.
2.      Sebagai sarana komunikasi data antar computer ( peer to peer, server to klien, server to server)

Sedangkan nilai lebih dari computer yang terhubung dengan jaringan dalam fungsinya adalah
·         Membagi sumber daya
Jaringan computer dapat digunakan sebagai sarana untuk membagi sumber daya. Sumber
daya  tersebut  bisa  berupa  printer,  atau  sumber  daya  berupa  data-data,  software. Dengan
adanya jaringan computer maka sumber daya dapat dikurangi,

·         Reliabilitas tinggi
Jaringan  computer  memungkinkan  kita  untuk  mengkopi  data-data  ke  dua  atau  tiga
computer,  bahkan  lebih. Dengan  demikian  apabila  computer  salah  satu  computer  rusak,
data-data yang didalamnya hilang, kita masih dapat menggunaakan data yang tersimpan di computer lain yang sudah terhubung dengan jaringan yang sama.

·         Menghemat uang
Dengan  menggunakan  jaringan  computer, perusahaan  dapat  menghemat  peralatan  yang
harus digunakan, misalnya printer. Dengan adanya jaringan computer, satu printer dapat di
gunakan oleh lebih dari satu computer.

·         Sarana komunikasi
Jaringan  computer  dapat  dimanfaatkan  untuk  komunikasi  misalkan  memberikan
pengumuman  rapat  kepada  karyawan,  jadi  pimpinan  tidak  perlu  repot  mencetak
pengumuman.  Pimpinan  tinggal  mengirimkan  pengumuman  kepada  karyawan  dengan
jaringan computer.

Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa jaringan komputer bertujuan untuk
-          Mempermudah Komunikasi Misal: e-mail, instant messanging, chatting.
-           Membagi sumber daya Misal: membagi printer, CPU, memori, ataupun harddisk.
-          Akses informasi  Misal:  Web Browsing.
Demikian Artikel yang saya buat ini untuk menyelesaikan tugas Mendiagnosis permasalahan pada komputer yang terhubung dengan jaringan. Semoga Artikel ini bermanfaat.